Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Gejala Covid-19 Varian Delta

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Virus yang pertama kali muncul di China pada tahun 2019 ini masih terus menyerang seluruh dunia. Covid-19 terus mengalami proses adaptasi di setiap kondisi, sehingga menyebabkan virus ini mulai bermutasi menjadi virus yang lebih kuat dan berbeda dari sebelumnya.

Gejala Covid-19 Varian Delta

Para ahli kesehatan di seluruh dunia terus mengamati dan meneliti perkembangan Covid-19 ini, dan hasilnya ialah telah ditemukan Covid-19 varian baru yaitu; Covid-19 Varian Delta. Lebih singkatnya virus covid-19 varian delta ini lebih cepat menular dari varian sebelumnya, dan lebih mematikan pastinya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga terus memantu dan meneliti virus covid-19 varian baru ini, untuk mengetahui tingkat penularan yang mungkin akan mempengaruhi lonjakan kasus yang akan meningkat lebih dasyat dan memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi dari varian sebelumnya.

Covid-19 Varian Delta adalah virus hasil mutasi dari covid-19 sebelumnya yang pertama kali muncul di China pada tahun 2019 lalu. Virus yang lebih mematikan ini sangat mengkhawatirkan banyak orang, dan juga vaksin-vaksin yang sudah ditemukan dan telah digunakan di seluruh dunia, di ragukan dapat untuk dapat mencegah covid-19 varian delta ini, yang dikarenakan varian delta ini adalah mutasi yang pastinya sudah berbeda dengan virus sebelumnya.

Lalu, Apa Saja Gejala Dari Covid-19 Varian Delta?

Pada umumnya varian delta memiliki gejala yang sama dengan covid-19 sebelumnya, yang pertama kali muncul di chinna pada tahun 2019 lalu, dan gejala tersebut ialah; Demam, Sakit Kepala, Batuk, dan Sakit Tenggorokan. Gejala yang yang berbeda atau yang disebabkan oleh Covid-19 varian delta yaitu; kehilangan penciuman.

Varian Delta memiliki tingkat penularan yang lebih cepat sehingga dapat mengakibatkan siapa saja mudah terinfeksi dengan cepat, dan apabila penanganan terhadap serangan varian delta ini tidak dilakukan dengan cepat, maka akan berdampak buruk dengan peningkatan angka kematian.

Jadi, Apa Tindakan Pencegahannya?

Tindakan preventifnya adalah selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, seperti; menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan dan personal hygiene, serta tidak keluar rumah kalau tidak terlalu penting, dan juga menjauhi kerumunan. Tidak lupa juga, selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar kita semua selalu di lindungi dan di jauhkan dari hal-hal yang tidak di inginkan.

Akhir Kata:

Selalu mengikuti anjuran Pemerintah dengan mematuhi Protokol Kesehatan secara disiplin, untuk satu tujuan utama yaitu; Indonesia dan Dunia bebas dari Covid-19.

Salam Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).👌